Ternyata Udang Baik Loo… Bagi Wanita Hamil

Ternyata Udang Baik Loo… Bagi Wanita Hamil

udang-baik-bagi-ibu-hamil

Banyak mitos mengatakan bahwa ibu hamil tak boleh makan udang, karena bisa berakibat buruk bagi si janin. Banyak lagi mitos lain yang mengatakan bahwa ibu hamil yang gemar mengonsumsi udang bisa membuat bayi terserang eksim nantinya. Padahal Bunda, kandungan gizi yang terdapat dalam udang sangat bagus buat pembentukan kecerdasan/perkembangan otak janin (khusus bagi bunda yang tidak alergi), mengkonsumsi kacang hijau dan susu ibu hamil juga bagus dan yang terpenting 4 sehat 5 sempurna pastinya.

Namanya juga mitos. Ternyata apa yang dipercaya para ibu hamil sekian lama tersebut tidak benar. Menurut Laura Riley, MD, direktur persalinan di Massachusetts General Hospital dan penulis buku You and Your Baby: Pregnancy, udang aman dikonsumsi oleh ibu hamil.

Kandungan Gizi Udang

Udang merupakan makanan yang mengandung berbagai vitamin, seperti vit D, vit C serta kolin. Bukan hanya itu, namun makanan yang berasal dari laut juga terkenal sebagai makanan yang memiliki kandungan mineral tinggi, seperti seng, zat besi, yodium, tembaga, serta selenium. Makanan laut jenis ini juga memiliki kandungan polyunsaturated asam lemak, omega 3, omega 6, asam decosahexaenoic atau DHA, dan asam eicosapentaeonic atau EPA yang berguna sebagai makanan untuk ibu hamil yang baik bagi kandungan.

Yang seharusnya dihindari oleh ibu hamil adalah jenis makanan laut yang kaya akan zat merkuri seperti hiu, ikan dori, tilefish, maupun ikan makarel. Ikan yang tinggi kandungan merkurinya dapat memicu sel kanker pada janin. Udang yang sudah tidak segar juga mengandung parasit dan bakteri, serta zat arsenik yang bisa memicu keracunan.

Manfaat memakan udang untuk ibu hamil :

1. Membantu perkembangan otak bayi

Otak bayi merupakan penentu atau pengarah apakah ia kelak menjadi orang cerdas atau tidak. Dengan memakan udang yang mengandung EPA, DHA, serta kolin membantu otak untuk membentuk jembatan sinaps-sinaps yang beguna untuk membantu ingatan atau proses memori. Semakin banyak jembatan yang terbentuk, semakin tinggi pula kecerdasan anak tersebut. Apakah makanan dari sinaps tadi? Kolin, EPA, dan DHA. (Baca juga : cara membuat anak cerdas sejak dalam kandungan)

2. Meningkatkan sistem imun

Sistem kekebalan tubuh manusia atau sistem imun bisa diperkuat dengan memakan makanan yang banyak mengandung vitamin C. ibu hamil dan bayi yang baru lahir cenderung memiliki kekebalan tubuh rendah, sehingga mereka mudah sakit. Untuk itu cukupan vit C memang sangat di perlukan.

3. Mencegah terjadi anemia

Ibu hamil biasanya cenderung lebih lelah dan lemah dari wanita normal. Mengapa? Karena beliau bekerja lebih keras dari siapapun. Menggendong anak kemanapun memang lelah. Untuk itu mengkonsumsi udang menjadi langkah awal dalam pembentukan darah. Sebab udang mengandung manfaat zat besi untuk ibu hamil yang berguna untuk pembentukan darah.

4. Mencegah terkena gondok

Penyakit yang menyerang kelenjar gondok di sebut dengan gondoken. Biasanya ditandai dengan membengkaknya jaringan gondok yang ada di sekitar leher, kemudian di sertai rasa sakit dan suhu badan tinggi. Hal ini dipengaruhi karena kekurangan zat yodium. Memakan udang bisa berguna untuk mencegah terjadinya gondoken.

5. Jenis makanan laut yang rendah merkuri

Makanan laut pada umumnya memiliki kandungan merkuri yang banyak, namun tidak untuk udang. Makanan ini terjamin dan terjaga dari merkuri yang ada dan beredar di lautan bebas. Merkuri merupakan pantangan makanan ibu hamil, jadi sangat aman di konsumsi bagi wanita hamil.

6. Kandungan kalori yang rendah

Ibu hamil sangat berhati-hati dalam memilih makanannya. Termasuk juga memperhitungkan jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh. Tapi tenang saja, karena udang termasuk makanan yang memiliki kandungan kalori yang rendah. Anda bebas mengkonsumsinya asal dalam batas normal.

7. Membantu pembentukan tulang

Bayi yang baru saja lahir memiliki tulang yang kurang kuat. Untuk itu diperlukan nutrisi ibu hamil agar bisa menguatkan tulang mereka. Bagaimana caranya menguatkannya? Dengan memperbanyak makan makanan yang mengandung vitamin D, sebab kandungan vitamin D yang bisa menguatkan tulang.

8. Merawat jantung

Kandungan dari kolin yang ada di dalam udang selain berguna untuk meningkatkan kecerdasan juga bisa bermanfaat untuk perawatan jantung. Bukan hanya bagi ibu hamil yang memakannya, namun juga bayi yang nanti keluar. (Baca juga : kelainan jantung pada bayi baru lahir)

9. Mengontrol kolesterol

Bahaya kolesterol tinggi untuk ibu hamil yang ada di dalam tubuh juga perlu di kontrol. Salah satunya dengan mengonsumsi udang dengan takaran cukup sesuai dengan kebutuhan. Jangan lupa untuk memasak udang dengan taraf kematangan cukup.

10. Mencerdaskan janin

Perkembangan bayi bisa di pacu dengan udang, terutama untuk bagian otaknya. Namun kecerdasan juga bisa, yakni dengan banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung omega 3 dan omega 6 yang berguna sebagai makanan sehari-hari sel otak. Jika sel otak tumbuh dengan baik dan bagus, maka bisa mencerdaskan bayi tersebut.

Catatan untuk Ibu Hamil

Meskipun kandungan yang baik banyak terdapat di udang, juga bukan berarti anda bebas mengkonsumsi udang seberapapun banyaknya. Tetap harus diperhatikan jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh. Untuk mengkonsumsi udang tetap dalam batas normal, yakni sekitar 350 gram saja setiap minggunya.

Tips Konsumsi Udang yang Aman untuk Ibu Hamil

Beli udang di tempat yang baik
Banyak tempat makanan yang menyediakan udang-udangan. Tapi anda harus memperhitungkan dalam membelinya. Yakni usahakanlah membeli di tempat yang mampu menyediakan udang dalam kondisi yang segar dan di tempatkan di wadah yang baik

Pilihlah udang yang masih segar
Jangan lupa untuk selalu memilih udang udang dalam keadaan yang masih baik. Lihatlah warnanya dan teksturnya untuk menentukan kesegaran udang tersebut.

Memasak udang benar benar matang
Dalam memasak udang, maka matangkanlah masakanmu. Sebab udang yang dimasak belum matang di takutkan masih tersisa bakteri bakteri yang tidak baik untuk tubuh.

Memilih udang yang bersih
Udang yang anda pilih usahakan sudah dalam keadaan benar benar bersih. Udang yang masih ada di dalam lautan biasanya masih mengandung parasit dan bakteri. Ke dua zat ini berbahaya jika masuk ke dalam tubuh. Bahkan bisa menyebabkan keracunan bagi ibu hamil dan janin yang ada di dalam kandungan.

* Disadur dari beberapa sumber

Membedakan Udang yang Fresh dengan yang sudah lama

cara-memilih-dan-mengolah-udang

Udang banyak disukai karna rasanya yang gurih dan manis. Agar tidak salah dalam memilih udang, sebaiknya perhatikan hal berikut sebelum membeli dan memasaknya.

1. Udang yang fresh mempunyai bau atau aroma yang sama dengan bau ikan laut segar pada umumnya.Jika sudah tercium bau busuk, bisa dipastikan udang sudah tidak fresh atau sudah terlalu lama disimpan.

2. Tekstur udang yang masih segar / fresh saat mentah masih terasa keras. Jika digoreng akan berubah warna menjadi merah. Kalo berubah menjadi putih setelah digoreng, berarti udang sudah tidak fresh.

3. Udang Fresh tidak memilik lendir yang terlalu banyak. Jika sudah dipegang dan terlalu licin karena lendir, kemungkinan udang sudah cukup lama.

4. Warna udang yang masih fresh itu kehitam-hitaman. Jika terlihat sudah kebiru biruan atau banyak merah nya, biasanya itu udang sudah agak bau busuk, hindari membeli udang tersebut.

Itulah beberapa ciri udang Fresh atau udang segar yang dapat kita perhatikan sebelum membeli atau memasak nya. Dengan mengkonsumsi udang yang fresh atau yang lebih segar, akan mengurangi tingkat resiko penyakit yang dapat ditimbulkan oleh udang.

Cara Memilih dan Mengolah Udang

Cara Memilih dan Mengolah Udang

cara-memilih-dan-mengolah-udang

Udang kerapkali kita gunakan untuk melengkapi perpaduan masakan, tetapi udang pun dapat dijadikan satu menu yang khusus, seperti dipanggang, direbus, atau kaldu, bahkan kaldu tersebut dapat diolah lagi menjadi resep yang unik dan khas, nah sebelu kita memasak berbagai resep yang akan disajikan di esok hari dalam Modena Cooking Club ini, ada baiknya kita mengetahui cara memilih dan mengolah udang tersebut.

Memilih udang tidak sesulit yang kita kira, berikut tips-tips memilih udang segar :

1. Jangan memilih udang yang sudah berbau busuk, karena udang segar memiliki aroma yang khas
2. Jangan memilih udang yang berkepala sudah hampir putus, pilihlah udang yang masih utuh
3. Udang yang sudah membusuk badannya terasa lembek, oleh karena itu pilihlah udang yang badannya masih keras
4. Warna udang segar terlihat bening / jernih, tidak putih susu bahkan memerah.

Setelah kita memilih udang segar, kita dapat mengulitinya dengan cara-cara berikut:

1. Peganglah udang dengan kepala berada di tangan kanan
2. Putuskan kepalanya tepat diantara batas kepala dan badan
3. Setelah kepala lepas, kuliti seluruh tubuh udang, apabila anda tidak ingin menguliti sampai ekornya, berhentilah sampai ruas kedua dari ekornya.
5. belah punggung udang yang sudah anda kuliti sepanjang badannya dan tidak lebih dari setengah sentimeter
6. keluarkan isi perut udang yang ada didalamnya, bentuknya menyerupai tali hitam.
7. setelah itu cuci bersih, dan apabila ingin membekukannya dalam freezer, simpan diwadah lain tanpa terdapat air didalamnya.
8. untuk menguliti udang kecil, dapat menyiramnya menggunakan air panas hingga warnanya memerah, setelah itu udang kecil siap dikuliti.

Nah, memilih dan menguliti sudah kita pelajari, sekarang saatnya mengolah udang tersebut:

1. Dibakar atau dipanggang. Biasanya untuk hidangan seperti ini memakai udang jenis besar yang disajikan dalam bentuk utuh. Untuk itu, udang harus dicuci dulu di bawah air mengalir hingga bersih. Mula-mula, cuci seluruh bagian ekor hingga kepala sampai bersih. Lalu, lalu gores sedikit punggungnya memanjang dengan pisau, keluarkan kotoran yang berupa ‘benang’ hitam. Bilas lagi sampai bersih. Rendam udang dengan bumbu selama 30 menit agar bumbu meresap, kemudian olah
.
2. Udang kupas. Udang ini sering dipakai untuk campuran hidangan tumis atau sup. Biasanya dipilih udang jenis kecil (udang peci, jerbung). Cara membersihkannya cukup dikupas saja kulitnya dan dibuang kepalanya, lalu bilas sampai berish. Jika akan dimasak, udang bisa disangrai dulu untuk menghilangkan kandungan airnya dan mengunci ‘sari’ udang sehingga udang terasa gurih. Udang siap dimasukkan ke dalam bumbu tumis.

3. Kaldu udang. Jangan sia-siakan sisa kulit udang. Sebab, bagian ini masih bisa dimanfaatkan untuk membuat kaldu. Caranya: Cuci kepala dan kulit udang hingga bersih, rebus bersama kayu arang yang sudah dicuci bersih (untuk menghilangkan racun udang) hingga kepala udang berubah warna. Angkat, saring kaldunya. Kaldu ini siap untuk diolah lebih lanjut.

Tips Memasak Udang:

1. Rahasia mengolah udang dengan baik adalah udang harus selalu dimasak dengan sangat cepat untuk mendapatkan rasa yang manis dan lezat.
2. Kebanyakan udang dimasak sekurang-kurangnya 3 menit. Begitu udang terlihat kemerahan, berarti sudah matang.
3. Udang sangat cepat matang dan dengan cepat pula dapat berubah tidak bisa dimakan jika sedikit saja terlalu lama dimasak.
4. Untuk mendapat hasil yang prima, cobalah cara ini:

a. Ambil 1/2 kg udang, masukkan ke dalam panci yang telah diisi air mendidih 1/3-nya. Masukkan 3 sendok teh garam. Tutup panci, didihkan lagi, masak sampai kelihatan kulitnya matang.
b. Untuk lobster biasanya perlu waktu 7-8 menit, udang pacet besar 5-7 menit, udang sedang siap dalam 3-4 menit.
c. Begitu udang matang, langsung celupkan ke dalam air dingin agar proses memasaknya terhenti. Jangan biarkan terus berada dalam air panas/mendidih karena akan terus ada panas yang menjadikan udang keras.

From Modena Comunity